Apa Efek Kalsium Format pada Tanaman?
Sebagai bahan pakan baru yang dikembangkan di seluruh dunia, kalsium format memiliki berbagai aplikasi. Ia dapat digunakan sebagai pengasam, penghambat jamur, agen antibakteri, dan aditif lainnya dalam berbagai pakan ternak, serta dapat menggantikan natrium sitrat, asam fumarat, dan pengasam pakan lainnya. Ia dapat mengurangi dan mengatur nilai pH saluran pencernaan, meningkatkan pencernaan dan penyerapan nutrisi, serta memiliki efek pencegahan penyakit dan perawatan kesehatan, dengan efek yang sangat signifikan pada anak babi.
Kalsium format adalah elemen nutrisi sekunder yang khas, dan dosis yang dibutuhkan jauh lebih rendah daripada tiga elemen dalam pupuk nitrogen. Namun, dalam budidaya sayuran dan buah-buahan, situasinya tidak seperti yang orang pikirkan. 80% sayuran dan buah-buahan memiliki kebutuhan kalsium yang lebih tinggi daripada fosfor, dan kebutuhan kalsium pada beberapa tanaman bahkan melebihi kebutuhan nitrogen. Dari sudut pandang volume kebutuhan, sejumlah besar kalsium sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan akar, batang, dan daun tanaman. Jadi, apa efek kalsium format pada tanaman?
Kalsium format adalah elemen nutrisi yang sangat diperlukan untuk tanaman dan juga komponen kunci sel tanaman. Tanaman yang kekurangan kalsium tidak dapat mengalami pembelahan sel normal. Dalam kasus yang parah, tunas akan menyusut, membuatnya rentan terhadap penyakit patologis dan hama serangga.
Oleh karena itu, kekurangan kalsium akan menghambat pembentukan dinding sel tanaman, sehingga memengaruhi pembelahan sel. Gejala khas kekurangan kalsium pada tanaman adalah retaknya buah. Misalnya, retaknya buah seperti anggur dan tomat sering dikaitkan dengan suhu dan kelembaban, tetapi penyebab sebenarnya adalah kekurangan kalsium.
Menambahkan kalsium dan seng dapat menghambat invasi patogen dan mengurangi kejadian penyakit tanaman dan hama serangga. Selain itu, ia dapat meringankan kerusakan yang disebabkan oleh ion tertentu dalam tanah (seperti kalium, hidrogen, aluminium, natrium, dan ion lainnya) pada tanaman, dan menghilangkan efek toksik zat organik selama seluruh proses metabolisme sel tanaman. Selama tahap pematangan buah tanaman, penuaan tanaman sangat terkait dengan produksi etilen. Kalsium format dapat mengatur permeabilitas membran sel untuk menghambat biosintesis etilen, sehingga menunda penuaan tanaman.
Ketika kandungan kalsium dalam buah relatif tinggi, ia dapat secara efektif mengurangi pembusukan selama penyimpanan pasca-panen, memperpanjang masa penyimpanan, dan meningkatkan kualitas penyimpanan buah.